Senin, 08 Agustus 2011

Zat Beracun Yang Tidak Disadari Sering Kita Makan

Zat-zat Beracun Yang Sering Kita Makan Tanpa Kita Sadari

Sering tidak kita sadari bahwa dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari ternyata mengandung zat-zat kimia yang bersifat racun, baik itu sebagai pewarna, penyedap rasa dan dan bahan campuran lain. Za-zat kimia ini berpengaruh terhadap tubuh kita dalam level sel, sehingga kebanyakan kita akan mengetahui dampaknya dalam waktu yang lama

Sabtu, 06 Agustus 2011

Risiko Kanker Prostat Dapat Dites Melalui Air Kencing

Kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling ditakuti pria. Tapi kini risiko seorang pria terkena kanker prostat bisa diketahui melalui tes urine.

Studi baru menunjukkan bahwa tes urine bisa dilakukan untuk mencari tahu perubahan genetik yang terjadi pada beberapa jenis kanker prostat. Hasil dari tes ini bisa digunakan untuk mengetahui apakah seorang laki-laki berisiko rendah, sedang atau tinggi terhadap kanker prostat.

Pria Lebih Banyak Mati Muda dibanding Wanita

Pria memang lebih banyak mengambil risiko yang membahayakan bagi kesehatan dan nyawanya. Namun meski faktor-faktor tersebut dihilangkan, faktanya pria lebih banyak mati muda daripada wanita.

Dulu risiko mati muda pria terjadi karena pertempuran atau peperangan. Sementara saat ini risiko mati muda pria karena sering mengambil risiko untuk merespons tantangan yang membahayakan sehingga pria lebih mungkin mati muda daripada perempuan.

Plasma Kuda Jadi Penawar Racun Kalajengking Pertama di Amerika

Meski dapat memicu alergi, penawar racun kalajengking yang dibuat dari plasma kuda akhirnya disetujui pemakaiannya di Amerika Serikat. Izin edar diberikan karena tak ada pilihan lain untuk mencegah kematian akibat sengatan kalajengking.

Penawar racun kalajengking yang dipasarkan dengan nama dagang Anascorp ini diketahui bisa memicu alergi dan sejumlah efek samping lainnya. Di antaranya yang pernah dilaporkan adalah mual muntah, ruam kulit, demam, gatal-gatal, hidung meler, sakit kepala dan nyeri otot.

RI Bisa Hemat 18 Triliun Rupiah Jika Ibu Beri ASI Eksklusif

ASI merupakan makanan bayi gratis yang memiliki manfaat menakjubkan. Sayangnya, masih banyak ibu yang tidak mau memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan. Padahal bila ibu-ibu di Indonesia mau memberikan ASI eksklusif, maka setiap tahunnya bisa menghemat Rp 18 triliun lebih.

Berdasarkan data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2010 menunjukkan pemberian ASI di Indonesia saat ini masih memprihatinkan. Bayi yang menyusu eksklusif sampai 6 bulan hanya 15,3 persen.

Pria Ini Memakai Jantung Plastik Sambil Menunggu Donor



Pria Ini Pakai Jantung Plastik Sambil Menunggu Donor

Karena belum mendapat donor yang cocok, seorang pria penderita sakit jantung terpaksa harus memakai jantung buatan. Pria ini menjadi orang pertama di Inggris yang sistem peredaran darahnya dikendalikan sepenuhnya oleh jantung plastik.

Pria tersebut adalah Matthew Green, seorang ayah berusia 40 tahun asal Cambridge Inggris. Ayah dari seorang anak ini mengalami cardiomyopathia, sejenis gangguan jantung yang membuatnya kehilangan kemampuan untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jumat, 05 Agustus 2011

Multivitamin Tidak Mengurangi Risiko Penyakit Pada Perokok

Para perokok percaya dengan mengonsumsi multivitamin bisa mengurangi risiko buruk kesehatan dari rokok. Tapi peneliti mengungkapkan bahwa hal itu hanya akan memberikan rasa aman palsu bagi perokok.

Studi menemukan para perokok kerap merasa aman jika ia mengonsumsi multivitamin untuk memperbaiki kesehatannya. Padahal hal itu tidak mengurangi risiko buruk dari rokok, tapi justru membuat dirinya merokok lebih banyak karena merasa tubuhnya sudah terlindungi oleh multivitamin.

Tumpas Kanker dengan Sel Kekebalan Tubuh Sendiri



Kanker diketahui sebagai salah satu jenis penyakit yang memerlukan banyak pengobatan dan susah untuk disembuhkan total. Kini penelitian terbaru menemukan sel kanker bisa dibasmi dengan sel kekebalan tubuh sendiri.

Salah satu upaya terbaru untuk meningkatkan pertahanan tubuh terhadap kanker disebut adoptive cell transfer, di mana pasien mendapat terapi suntikan sel kekebalan tubuh mereka sendiri, seperti dilansir epharmapedia, Kamis (4/8/2011).

Suplemen Selenium Bisa Lawan Kolesterol?

Kolesterol sudah menjadi momok bagi banyak orang karena menjadi penyebab dari banyak penyakit berbahaya seperti jantung dan stroke. Penelitian baru menunjukkan bahwa suplemen selenium dapat melawan kolesterol. Benarkah?

Sebuah penelitian baru di Inggris mengungkapkan bahwa dosis harian antioksidan selenium tidak dapat digunakan untuk mengubah kadar kolesterol buruk (LDL), tetapi mungkin sebenarnya dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Kenapa Ada Orang yang Tidak Memiliki Sidik Jari?

Setiap orang seharusnya memiliki sidik jari yang bisa menjadi lambang identitasnya. Tapi beberapa orang diketahui tidak memiliki sidik jari. Apa penyebabnya?

Para ilmuwan percaya bahwa orang-orang yang diketahui tidak memiliki sidik jari disebabkan oleh adanya cacat genetik yang langka. Sidik jari merupakan perwujudan dari bahasa rahim yang terbentuk sejak janin berusia 6 bulan. Saat usia tersebut janin sudah punya ciri khas di ujung jarinya.

Sperma Buatan dari Jepang Berhasil Buahi Sel Telur



Setelah bertahun-tahun, riset sperma buatan dari stem cell atau sel punca akhirnya membuahkan hasil. Dalam eksperimen terbaru, sperma buatan para ilmuwan Jepang tersebut sukses membuahi sel telur dan menghasilkan keturunan yang sehat.

Hasil eksperimen ini memberi harapan baru bagi para pria yang punya masalah dengan kesuburan. Diperkirakan 1 dari 6 pasangan susah memiliki keturunan karena dari pihak prianya tidak mampu menghasilkan bibit sperma yang unggul dalam hal kualitas maupun kuantitas.

Kamis, 04 Agustus 2011

Gangguan Makan Anoreksia Dapat Terjadi Pada Anak Usia 5 Tahun

Gangguan makan anoreksia biasanya banyak terjadi pada wanita dewasa yang menginginkan tubuh tetap langsing. Tapi seorang bocah baru-baru ini harus mendapatkan perawatan medis karena menderita anoreksia di usia sangat muda, 5 tahun.

Data terbaru menunjukkan hampir 100 anak berusia antara 5 sampai 7 tahun di Inggris telah dirawat karena menderita gangguan makan anoreksia maupun bulimia dalam tiga tahun terakhir.

Rabu, 03 Agustus 2011

Merokok, Diabetes dan Obesitas Dapat Membuat Otak Menciut

Beberapa hal diketahui bisa membuat otak menciut atau menyusut lebih cepat. Peneliti menemukan bahwa merokok, diabetes dan obesitas bisa membuat otak menciut lebih cepat.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa merokok, obesitas, diabetes dan tekanan darah tinggi bisa membuat otak menyusut dan menyebabkan penurunan mental hingga 1 dekade kemudian. Hal ini karena faktor-faktor tersebut berpotensi bahaya terhadap perubahan di dalam otak.

Studi ini dilakukan oleh peneliti dari University of California dengan melibatkan 1.352 peserta yang rata-rata berusia 54 tahun dan dimulai sejak tahun 1971. Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology.

Efek Liburan Cuma Bertahan Paling Lama 14 Hari

Beberapa orang lebih suka mengambil jatah liburnya dalam satu waktu sekaligus, dengan harapan punya cukup waktu untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran. Pilihan ini kurang menguntungkan, sebab butuh waktu lebih lama untuk liburan berikutnya sementara efek liburan sebenarnya hanya bertahan 14 hari.

Mengambil jatah liburan sedikit demi sedikit tetapi sering akan lebih menguntungkan, karena jarak antara liburan yang satu dengan yang lain tidak terlalu jauh. Pola ini dapat menjaga pikiran tetap jernih, segar dan produktivitas di tempat kerja juga akan meningkat.

Berlebihan Makan Sushi Dapat Mengganggu Hormon Tiroid

Saat ini sushi tengah menjadi salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering, karena terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kelenjar tiroid.

Studi yang dilakukan oleh Dieticians Association of Australia telah memperingatkan bahwa terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Hal ini karena rumput laut yang membungkus sushi bisa berbahaya bagi kelenjar tiroid jika dikonsumsi berlebihan.

Diet Berlebihan Paksa Otak Memakan Sel-selnya Sendiri

Terlalu ketat melakukan diet hingga tubuh merasa kelaparan sebaiknya tidak dilakukan. Karena ilmuwan memperingatkan diet yang berlebihan bisa membuat sel-sel otak memakan dirinya sendiri.

Para ilmuwan menuturkan orang yang terlalu berjuang menurunkan berat badan hingga membuat dirinya kekurangan gizi bisa menyebabkan sel-sel otak memakan dirinya sendiri karena adanya dorongan rasa lapar yang kuat.

Mendadak Ngidam Sawi Ternyata Gejala dari Kanker Payudara

Biasanya hanya ibu hamil yang mengalami ngidam atau keinginan untuk makan sesuatu yang tidak lazim. Namun seorang ibu yang tidak sedang hamil mendadak ngidam sawi dan saat diperiksa ternyata gejala itu menandakan adanya kanker payudara.

Elsie Campbell, perempuan 59 tahun asal Inggris awalnya mengira ngidam sawi yang dirasakannya tersebut hanya keinginan sesaat. Namun setelah dituruti, esok harinya ia ingin makan sayur itu lagi dan makin lama makin parah hingga sanggup menghabiskan sawi 4 bonggol/hari.

Selasa, 02 Agustus 2011

Pria Tampan Lebih Mudah Punya Anak

Memiliki wajah yang tampan dan tubuh yang macho ternyata memberikan banyak manfaat. Sebuah studi menemukan bahwa laki-laki macho memiliki kesempatan lebih besar untuk memiliki anak.

Para peneliti dari Pennsylvania State University mempelajari kehidupan seksual dari 110 pasangan heteroseksual. Diketahui laki-laki macho memiliki kemampuan yang lebih baik di tempat tidur sehingga membuat pasangannya lebih mungkin untuk hamil dan memiliki anak.

Telinga Supersensitif Dapat Mendengar Gerakan Bola Mata



Punya telinga yang sensitif kadang menguntungkan saat menguping pembicaraan. Namun pendengaran yang terlalu sensitif juga bisa menyiksa, seperti yang dialami seorang pria di Inggris yang mampu mendengar gerakan bola matanya sendiri.

Stephen Mabbutt, pria 57 tahun asal Charlton mengalami kondisi unik sehingga mampu mendengar berbagai aktivitas organ di dalam tubuhnya. Tidak hanya gerakan bola mata, Mabbutt juga mampu mendengar detak jantungnya sendiri dengna sangat jelas.

Kondisi ini jelas sangat menyiksa karena Mabbutt jadi tidak pernah mengalami saat-saat hening dalam hidupnya. Setiap kali mengunyah makanan, gerakan tulang rahang bisa memekakkan telinganya sendiri apalagi jika makanannya keras sehingga perlu digigit kuat-kuat.

Penelitian Terkini Buktikan Cuci Usus Tak Bermanfaat

Cuci usus atau colon irrigation sempat populer karena diklaim bisa membuang racun dan kotoran di dalam saluran pencernaan. Namun berbagai penelitian membuktikan, terapi ini tidak ada manfaatnya dan bahkan lebih banyak efek sampingnya.

Pada prinsipnya, cuci usus dilakukan dengan mengalirkan cairan dalam jumlah tertentu untuk meluruhkan berbagai pengotor serta racun yang ada di usus. Cairan itu dialirkan melalui pipa khusus yang dimasukkan lewat kerongkongan menuju lambung.

Senin, 01 Agustus 2011

Makanan Berlemak Mampu Tenangkan Jiwa

Makanan berlemak tidak hanya enak di lidah dan perut, penelitian baru menunjukkan bahwa makanan berlemak juga dapat menenangkan jiwa dan membuat orang bahagia. Sayangnya, makanan ini tidak baik jika dikonsumsi terus menerus.

"Makanan berlemak tampaknya dapat membuat kita mengurangi emosi sedih, bahkan meski kita tidak menyadari sedang makan lemak. Lemak yang dimasukkan ke dalam perut dapat menyebabkan perubahan emosional dan fisik." jelas psikiater Dr. Lukas Van Oudenhove, seperti dilansir HealthDay, Minggu (31/7/2011).


Ada Satu Triliun Bakteri di Kaki Manusia

Kaki termasuk salah satu bagian paling bau pada tubuh manusia. Tak mengherankan karena memang ada 1 triliun bakteri yang bersarang di kaki dan ditambahkan dengan keringat yang keluar berlebihan saat orang menggunakan alas kaki.

Umumnya kulit kaki manusia bisa menghasilkan keringat lebih banyak dibandingkan dengan kulit bagian tubuh lain. Hal ini karena kulit kaki memiliki kelenjar keringat yang lebih banyak. Ada sekitar 250.000 kelenjar keringat yang ditemukan pada sepasang kaki manusia.