Rabu, 03 Agustus 2011

Merokok, Diabetes dan Obesitas Dapat Membuat Otak Menciut

Beberapa hal diketahui bisa membuat otak menciut atau menyusut lebih cepat. Peneliti menemukan bahwa merokok, diabetes dan obesitas bisa membuat otak menciut lebih cepat.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa merokok, obesitas, diabetes dan tekanan darah tinggi bisa membuat otak menyusut dan menyebabkan penurunan mental hingga 1 dekade kemudian. Hal ini karena faktor-faktor tersebut berpotensi bahaya terhadap perubahan di dalam otak.

Studi ini dilakukan oleh peneliti dari University of California dengan melibatkan 1.352 peserta yang rata-rata berusia 54 tahun dan dimulai sejak tahun 1971. Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology.

Efek Liburan Cuma Bertahan Paling Lama 14 Hari

Beberapa orang lebih suka mengambil jatah liburnya dalam satu waktu sekaligus, dengan harapan punya cukup waktu untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran. Pilihan ini kurang menguntungkan, sebab butuh waktu lebih lama untuk liburan berikutnya sementara efek liburan sebenarnya hanya bertahan 14 hari.

Mengambil jatah liburan sedikit demi sedikit tetapi sering akan lebih menguntungkan, karena jarak antara liburan yang satu dengan yang lain tidak terlalu jauh. Pola ini dapat menjaga pikiran tetap jernih, segar dan produktivitas di tempat kerja juga akan meningkat.

Berlebihan Makan Sushi Dapat Mengganggu Hormon Tiroid

Saat ini sushi tengah menjadi salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering, karena terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kelenjar tiroid.

Studi yang dilakukan oleh Dieticians Association of Australia telah memperingatkan bahwa terlalu banyak makan sushi bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Hal ini karena rumput laut yang membungkus sushi bisa berbahaya bagi kelenjar tiroid jika dikonsumsi berlebihan.

Diet Berlebihan Paksa Otak Memakan Sel-selnya Sendiri

Terlalu ketat melakukan diet hingga tubuh merasa kelaparan sebaiknya tidak dilakukan. Karena ilmuwan memperingatkan diet yang berlebihan bisa membuat sel-sel otak memakan dirinya sendiri.

Para ilmuwan menuturkan orang yang terlalu berjuang menurunkan berat badan hingga membuat dirinya kekurangan gizi bisa menyebabkan sel-sel otak memakan dirinya sendiri karena adanya dorongan rasa lapar yang kuat.

Mendadak Ngidam Sawi Ternyata Gejala dari Kanker Payudara

Biasanya hanya ibu hamil yang mengalami ngidam atau keinginan untuk makan sesuatu yang tidak lazim. Namun seorang ibu yang tidak sedang hamil mendadak ngidam sawi dan saat diperiksa ternyata gejala itu menandakan adanya kanker payudara.

Elsie Campbell, perempuan 59 tahun asal Inggris awalnya mengira ngidam sawi yang dirasakannya tersebut hanya keinginan sesaat. Namun setelah dituruti, esok harinya ia ingin makan sayur itu lagi dan makin lama makin parah hingga sanggup menghabiskan sawi 4 bonggol/hari.